Saat aku bilang aku benar-benar ingin menyerah, berarti aku benar-benar ingin menyerah, namun saat aku bilang aku tidak apa apa sesudah itu aku benar benar seorang pembohong.
Saat aku bilang aku benar benar sudah menyerah aku memang benar-benar sudah menyerah, namun ketika kau berjalan di depanku sesudah itu, berarti aku benar-benar ingin menarik ucapanku saat itu juga.
Saat aku bilang aku sudah lelah dengan semua harapan yang selalu saja kosong, aku benar-benar sudah lelah. Namun saat ada yang menyebut nama mu, seketika aku befikir bahwa aku belum berusaha semaksimal mungkin, dan bertanya-tanya kenapa aku harus lelah.
Saat aku berkata, “sudahlah jangan menyebut namanya lagi di depanku”, tandanya aku benar benar ingin melupakan segala sesuatu tentangmu, namun apabila tiba tiba bel sekolah berbunyi aku tidak bisa mengelak bahwa aku tetap hafal dengan rutinitasmu sepulang sekolah, makanan kesukaanmu, atau apa yang akan kau katakan ketika barangmu hilang padahal kau sedang terburu-buru.
0 komentar:
Posting Komentar